Memilih Vitamin yang Tepat untuk Anak yang Susah Makan - Dunia Anak

Image
  Cara Memilih Vitamin yang Tepat Untuk Anak yang Susah Makan Memberikan vitamin kerap menjadi solusi bagi orang tua untuk si kecil yang susah makan agar tidak kekurang gizi dalam tubuh mereka. Pemberian vitamin juga dirasakan sangat perlu bagi anak yang susah makan, supaya mereka juga tidak mudah sakit. Lantas apa saja vitamin penambah nafsu makan si kecil agar lebih lahap makannya? . . . Kurangnya nafsu makan pada si kecil dapat dipengaruhi banyak faktor pertumbuhan, entah karena si kecil suka pilih-pilih makanan, lebih memilih untuk banyak bermain ketimbang makan, atau ada masalah kesehatan tertentu yang dialami oleh si kecil, seperti batuk, pilek atau radang tenggorokan sehingga si kecil malas untuk makan, Adapun Vitamin yang umumnya di gunakan untuk anak yang susah makan adalah sebagai berikut : 1. Zinc Kekurang zinc mampu mempengaruhi rasa makan yang dikonsumsi. Aupan zinc yang mencukupi juga berdampak pada nafsu makan si kecil. Saat kekurangan zinc tubuh anak akan menghasilkan b

Tahap Tumbuh Kembang Anak

Hallo Bunda...
Disini kita akan mencoba membuat artikel tentang Tahapan Tumbuh Kembang Anak usia 0-3 Tahun. Mari simak langsung artikelnya ya Bu... Langkah awal yang harus bunda lakukan adalah mengetahui apa saja pencapaian yang umumnya dicapai buah hati pada usia tertentu. Perkembangan yang baiknya Bunda perhatikan tak lain mulai dari perkembangan fisik, motorik halus dam motorik kasar, verbal dan sosialisasi. Melihat perkembangan buah hati yang begitu cepat dari waktu ke waktu menjadi momen berharga bagi orang tua, perkembangan fase tumbuh kembang anak biasanya sesuai dengan pertambahan usianya,

Usia Bayi 0-1 Tahun

Asupan nutrisi menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan tumbuh kembang bayi du usia 0-1 Tahun. Selain itu, interaksi dengan orang-orang terdekat, khususnya Bunda juga akan sangat menentukan tumbuh kembang buah hati. Ketika bayi berusia 0-1 tahun, pertumbuhan bayi cendrung sangat cepat, memasuki bulan-bulan tertentu, Bunda pun sangat mungkin dibuat takjub dengan kecepatan tumbuh kembang Motorik, hanya saja dari kognitif dan psikologinya, Bunda masih sulit untuk menjelaskan tumbuh kembangnya, Berikut adalah pencapaian-pencapaian bayi 0-1 tahun secara umumnya.

Usia Bayi 1-3 Bulan

Adapun hal yang sering membuat Bunda resah adalah jika buah hati sulit untuk di tidurkan ketika malam pada bulan-bulan pertama usinya, Bunda tidak perlu khawatir dan cemas kerena itu juga merupakan proses adaptasinya setelah 9 bulan dalam kandungan Bunda, Proses adaptasi untuk tidur malam biasanya akan berjalan dan berlangsung hingga 3 bulan usianya, maka, siap-siaplahkan fisik Bunda untuk begadang mengasuh buah hati pada malam hari. Semangat ya Bun..

Pada usia ini, gerakan bayi memang masih terbatas, Buah hati cendrung hanya mampu menggerak-gerakkan kaki dan tangannya. Memasuki usia 2 bulan umumnya buah hati  juga sudah mulai mencoba menggenggam secara pelan. Sering-seriglah untuk memberikan jari Bunda untuk ia genggam guna melatih motorik tangan dan jari-jarinya.


Baik Bunda maupun buah hati akan merasakan dan  mengalami masa adaptasi di usia 1-3 bulan setelah kelahiran, tidak  akan berbeda jauh dengan orang dewasa, dalam proses adaptasi ini buah hati sangat mungkin merasa tidak nyaman, ketidak nyaman itulah yang akan berujung pada tangisan. Selain proses adaptasi tersebut banyak pencapaian yang akan bunda jumpai pada buah hati  ketika usia 0-3 bulan.

Pada momen ini buah hati akan mulai bisa membedakan cahaya dan suara. Karena itu ia sudah bisa pula mengenali Bunda maupun orang-orang terdekatnya, pastikan pula bagaimana buah hati mencari sumber suara ketika muncur suara berisik, Ini kerena kepekaan indra pendengarannya sudah mulai terasah pada usia 3 bulan.

Untuk lebih mempercepat kemampuan penglihatan dan pendengarannya, Sebaiknya Bunda sering mengajak buah hati ngobril dan bermain bersama, meskipun buah hati Bunda belum mengerti dan paham,buah hati Bunda akan lebih mengenali suara Bunda dan coba pula untuk mengajak buah hati Bunda  untuk bercermin agar ia bisa mengenali perbedaan wajah tiap orang, termasuk wajahnya sendiri.


Usia Bayi 3-6 Bulan

Pada usia ini, fase tumbuh kembang anak dalam kemampuan bahasa bayi juga mulai terbentuk, dari suara-suara yang ia kenal, buah hati akan mencba menirukan dalam bentuk gumaman yang berarti buah hati sebenarnya hendak berinteraksi terhadap orang-orang yang berada disekitarnya, untuk itulah Bunda sebaiknya menyediakan waktu lebih banyak untuk menanggapi gumaman buah hati.

Salah satu momen pencapaian yang umumnya buah hati lakukan pada masa atau usia ini adalah mencapai posisi tengkurap dan tidak membalikan badannya sendiri. Tangan jemarinya pun bergerak lebih banyak untuk meraih benda-benda di sekitarnya, keaktifan ini harus cepat bunda sikapi dengan benar-benar menjauhkan barang yang dapat membahayakan ataupun melukainya dari jangkauan buah hati Bunda.

Melewati usia 3 bulan umumnya buah hati sudah lebih berapdasi dengan lingkungan sekitarnya. Buah hati pun sudah lebih  bisa mengenali wajah-wajah orang-orang terdekat padanya, jadi Bunda akan lebih sering mendapati buah hati Bunda akan tersenyum ketika melihat wajah Bunda, namun ketika saat bertemu orang asing mungkin buah hati Bunda akan merasa gelisah  karena tidak merasa begitu dekat dan kenal, Ekspresi wajah buah hati Bunda menjadi lebih beragam ketika akan memasuki usia 3 bulan ke atas.

Dalam masa peride 3-6 bulan ini, buah hati juga akan lebih banyak memperhatikan pencapaian motoriknya, gerakan buah hati akan lebih banyak pada biasanya, karena itu Bunda sebaiknya ekstra menjaga kondisi lingkungan sekitar buah hati.

Karena memasuki usia hampir 6 bulan, buah hati cendrung sudah mulai bisa duduk dengan bantuan tangannya sendiri. Namun karena kondisi tulang belakangnya kemungkinan belum terlalu kuat dan padat, Bunda harus lebih memperhatikannya buah hati, bisa jadi buah hati Bunda tiba-tiba terjatuh ketika sedang mencoba duduk dengan usahanya sendiri tanpa di bantu oleh orang lain atau Bunda.


Usia Bayi 6-9 Bulan
Beberapa gigi buah hati Bunda di fase ini akan mulai tumbuh dalam periode ini, alasan inilah yang membuat buah hati cendrung menggigit barang-barang yang ada disekitarnya pada usia ini. Pastikan semua barang yang ada disekeliling  tidak berbahaya ketika masuk ke dalam mulut buah hati ya Bun.

Gumaman bayi akan semakin banyak diusia 6-9 bulan. Bahkan beberapa gumamannya sudah membentuk kata-kata. jangan kaget ketika buah hati sudah bisa mengucapkan kata "mama" atau pun "papa" pada periode ini.

Gerakan bayipun akan semakin banyak pada usia ini. Buah hati sudah pandai tengkurap dan bahkan sudah berguling untuk pindah dari satu tempat tidur ke sisi lainnya. Tulang belakangnya sudah lebih kuat sehingga memungkinkan buah hati duduk lebih stabil, Bayi bahkan mulai berdiri sendiri pada beriode ini. Momen-momen bayi merangkak umumnya akan Bunda jumpai ketika usia buah hati 6-9 bulan.

Usia Bayi 9-12 Bulan

Ocehan buah hati sudah semakin terlihat beragam di usia 9-12 bulan, Buah hati pun sudah mulai mengerti penggunaan kata-kata yang di ucapkan, ia mungkin akan mulai berbicara atau berkata-kata "Nggak" atau "Mau" terhadap hal apa yang ia suka atau tidak, Kata-katanya yang semakin beragam tergantung dengan kata-kata yang sering didengar dilingkungannya atau disekitarnya..

Gerakan bayipun akan makin berkembang jauh, dari hanya bisa merangkak, ia kemungkinan sudah akan mulai berlatih di periode ini, ia akan sering mencba berjalan beberapa langkah dengan berpegangan dengan benda-benda besar di sekelilingnya. Kemungkinan terjatuh sangatlah besar karena itulah Bunda sebaiknya lebih ekstra mengawasinya.

Buah hati juga mungkin pula mulai berteriak-teriak memanggil kehadiran Bunda, Pada periode ini, sisi psikologis makin terlihat dari emosi bayi, umumnya bayi akan merasa makin lengket pada pengasuh dan Bundanya.

Usia anak 1-2 Tahun

Pada usia ini, anak pun akan semakin ekspresif, buah hati juga akan bisa semakin bergantung pada Bunda dan akan menolak hal-hal yang tidak disukainya, perkenalkan lah buah hati Bunda kepada Dunia yang lebih luas dan ajaklah buah hati bermain ke taman atau ketempat banyak anak-anak seusianya bermain. Biarkan lah buah hati Bunda berinteraksi kepada teman sebaya nya yang berada disekitarnya untuk menumbuhkan rasa empati buah hati Bunda.

Anak juga sudah mulai pandai merangkai 2-3 kata yang memiliki arti, dari sinilah Bunda harus bisa memperhatikan apakah anak Bunda mengalami keterlambatan berbicara atau tidak. Apabila kosa katanya masih terlalu sedikit dan belum mampu merangkai beberapa kata sampai usia 2 tahun, sebaiknya Bunda lebih sering mengajaknya berbicara dan bernyanyi agar kosakatanya bertambah.

Di usia ini juga gerak anak semakin beragam, Buah hati akan mulai bisa berjalan lebih stabil dan kokoh, untuk mempercepat proses belajar berjalannya, Bunda sebaiknya membantu dengan memapahnya dulu dan fase ini akan membatu meningkatkan kepercayaan diri buah hati karena sudah berlatih dengan bantuan Bundanya.










Comments

Popular posts from this blog

Memilih Vitamin yang Tepat untuk Anak yang Susah Makan - Dunia Anak

Cara Mudah Mendidik Anak Agar Lebih Mandiri

Kenali Demam Biasa Anak dengan 10 Tanda Demam Akan Tumbuhnya Gigi