Memilih Vitamin yang Tepat untuk Anak yang Susah Makan - Dunia Anak

Image
  Cara Memilih Vitamin yang Tepat Untuk Anak yang Susah Makan Memberikan vitamin kerap menjadi solusi bagi orang tua untuk si kecil yang susah makan agar tidak kekurang gizi dalam tubuh mereka. Pemberian vitamin juga dirasakan sangat perlu bagi anak yang susah makan, supaya mereka juga tidak mudah sakit. Lantas apa saja vitamin penambah nafsu makan si kecil agar lebih lahap makannya? . . . Kurangnya nafsu makan pada si kecil dapat dipengaruhi banyak faktor pertumbuhan, entah karena si kecil suka pilih-pilih makanan, lebih memilih untuk banyak bermain ketimbang makan, atau ada masalah kesehatan tertentu yang dialami oleh si kecil, seperti batuk, pilek atau radang tenggorokan sehingga si kecil malas untuk makan, Adapun Vitamin yang umumnya di gunakan untuk anak yang susah makan adalah sebagai berikut : 1. Zinc Kekurang zinc mampu mempengaruhi rasa makan yang dikonsumsi. Aupan zinc yang mencukupi juga berdampak pada nafsu makan si kecil. Saat kekurangan zinc tubuh anak akan menghasilkan b

Kenali Tahapan perkembangan Emosional Anak Usia 0-6 Tahun

 Kenali Tahapan perkembangan Emosional Buah Hati !

Bingung mengapa tingkahlaku si kecil mudah berubah-ubah? perilaku anak sangatlah dipengaruhi oleh emosional dan seiring dengan pertumbuhannya, aspek perkembangan emosionalnya juga akan kompleks dan dipengaruhi oleh lingkungan sekitar tempat tinggal si kecil, maka dari itu penting sekali untuk Bunda memahami seperti apa proses tahapan perkembangan emosional si kecil agar dapat membantunya mengelola emosi dengan baik.

Bayi Usia 0 Tahun

Pada fase bayi 0 tahun si kecil masih banyak mengandalkan instingnya. Emosi pertama yang akan ia rasakan adalah rasa aman dan nyaman, Si kecil sudah mulai bisa rasakan perlakuan yang aman dari lingkungan seperti di gendong dan diberikan ASI oleh Bunda, selain itu seiring dengan bertambahnya usia si kecil maka ia akan lmemiliki perasaan aman dan nyaman akan lebih mudah melakukan interaksi dengan orang-orang terdekat di sekitarnya sehingga si kecil pun akan memberikan respon tersenyum saat di ajak berbicara dan bermain.

Usia Bayi 1-2 Tahun

Ketika akan memasuki usia 1 hingga 2 tahun, si kecil semakin terlihat mengekspresikan emosinya dengan bentuk marah, ketakutan, senang dan menangis. Si kecil belum terlalu mampu mengekspresikan emosinya melalui kata-kata, sehingga pada fase tahapan ini ia akan lebih mudah gelisah dan menangis saat keinginannya tidak di pahami atau di penuhi oleh orang lain. Tak perlu heran kalau si kecil pun cendrung terlihat semakin manja dan dekat dengan orang-orang yang sering bertemu dengannya setiap hari.

Usia Anak 3 tahun

Memasuki usia 3 tahun si kecil sudah mulai aktif untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya seperti menjalin pertemanan dengan anak se usianya. Si kecil sudah mulai memiliki rasa toleransi dengan orang-orang lain rasakan. Di fase tahap ini pengendalian dirinya pun sudah mulai semakin baik, bahkan si kecil sudah mampu mengambil keputusan sendiri dan lebih inisiatif dibandingkan tahapan sebelumnya.

Usian Anak 4 Tahun

Di usianya yang ke 4 tahun si kecil terlihat akan semakin ingin bermain lebih bebas dengan teman-teman sepermainannya dan juga berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Si kecil sudah semakin mengerti dan memahami apakah ia diterima dengan baik atau di abaikan

oleh teman-teman yang ada di lingkungannya.

Sebagai contoh jika si kecil diterima dengan baik oleh teman-temannya, maka ia akan lebih mampu mengungkapkan pendapatnya dan isi imajinasinya di depan teman-temannya. Si kecil juga akan lebih mampu menjadi leader dalam setiap permainan yang dimainkan. Namun sebaliknya jika si kecil diabaikan dari teman-temannya, maka ia akan lebih semakin tertutup dan tidak mampu mengekspresikan diri dan mengeluarkan pendapatnya kepada teman-temannya. Di fase ini orang tua lebih bisa mengerti dan paham serta banyak mengarahkan anak untuk dapat mengungkapkan perasaannya secara verbal Misal, " akau sangat bahagia sekali karena tadi temanku memberiku kue yang enak dan lezat atau aku sangat kecewa sekali karena teman-temanku tidak mau mengajakku bermain bersama"

Usia Anak 5-6 Tahun

Saat akan meninjak usia 5-6 tahun, maka perkembangan emosi anak akan semakin terbentuk, tapi di saat yang bersamaan juga terlihat semakin sering berubah-ubah sebentar senang dan sebentar sedih. Di fase ini pun keterampilan anak akan semakin terasah dengan baik, sehingga dalam dirinya sudah muncul rasa bangga dan kecewa saat ia mampu tidak mampu melakukan sesuatu hal, Sebagai contoh saat ia mampu melakukan sesuatu hal yang membuat orang lain kagum padanya, ketika itu akan muncul rasa bangga karena ia berhasil melakukannya. Namun ketika anak tidak mampu melakukannya sesuatu didepan orang lain. Maka dalam dirinya akan timbul rasa rendah diri sehingga ia akan terlihat lebih sedih. Di fase tahap usia perkembangan emosional inilah Bunda harus lebih mengajarkan si kecil untuk menghargai proses bahwa sanya bukan hanya hasil saja yang di peroleh.

Nah... inilah Bunda tahapan-tahapan Perkembangan Emosional Anak Usia Dini yang mesti atau yang harus diketahui oleh orang tua. Bila perkembangan emosional si kecil berjalan dengan baik maka ia pun akan mudah diterima di lingkungannya dan di sinilah betapa pentingnya peran seorang orang tua untuk membimbing dan mengajarkan anak di masa-masa ini.

Sudah Sampai Manakah Fase Tahapan Emosional Anak Bunda . . . ?

Comments

Popular posts from this blog

Memilih Vitamin yang Tepat untuk Anak yang Susah Makan - Dunia Anak

Cara Mudah Mendidik Anak Agar Lebih Mandiri

Kenali Demam Biasa Anak dengan 10 Tanda Demam Akan Tumbuhnya Gigi