Kenalkan Jiwa Wirausaha kepada Anak dengan Usaha-Usaha Ini

Kenalkan Jiwa Wirausaha kepada Anak dengan Usaha-Usaha Ini

Jiwa wirausaha merupakan modal kemandirian, tanggung jawab, dan kreativitas seseorang dalam mengarungi kehidupan. Penanaman karakter ini pada anak-anak, akan membentuk mereka menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah. Mereka pun tumbuh sebagai manusia berbudi pekerti dan mampu bertahan dalam situasi sulit.
Lalu, bagaimana cara menumbuhkan jiwa wirausaha pada anak? Berikut ini ada lima tips yang bisa diterapkan.

1.       Ajarkan Cara Mengambil Keputusan
Saat si kecil berumur di bawah lima tahun, berikan ia kesempatan untuk memilih salah satu di antara dua hal. Sebagai contoh, ketika mau makan, tanyakan padanya, ingin lauk daging kambing atau ayam. Nah, setelah anak memasuki usia sekolah, cobalah memberikan tiga atau empat opsi. Misalnya, dengan menanyakan, lebih suka ternak kambing, domba, atau sapi.

2.       Biarkan si Kecil Belajar dari Kesalahannya
Semua anak kecil pasti pernah melakukan kesalahan. Tugas orang tua adalah memberitahukan pelajaran berharga di balik kesalahan itu. Katakan pada si buah hati, sebuah kesalahan tak perlu berlarut-larut disesali. Ia hanya perlu bangkit, optimis, dan tidak mengulanginya di masa depan.

3.       Berikan Sebuah Tanggung Jawab
Ini adalah cara paling mudah untuk menumbuhkan jiwa wirausaha pada anak. Anda bisa menerapkannya ketika anak memasuki umur satu tahun. Berikan tanggung jawab mulai dari hal kecil, misalnya minta si kecil merapikan mainan saat tidak digunakan.

Ketika anak menginjak usia sekolah, berikan tanggung jawab yang lebih besar. Sebagai contoh, setiap pulang sekolah, biasakan untuk meletakkan sepatu di raknya, berganti pakaian, lalu makan. Pembiasaan ini harus dilakukan secara kontinyu agar melekat dalam kepribadian si buah hati.

4.       Latih Jiwa Kepemimpinannya
Melatih jiwa kepemimpinan anak, pun bisa menumbuhkan karakter wirausaha. Salah satu caranya dengan membiarkan ia melakukan kebaikan. Sebagai contoh, buah hati Anda melihat ternak kambing yang terjebak di selokan. Seketika, ia ingin menolongnya. Jangan dicegah, berikan kesempatan padanya untuk membantu hewan itu keluar dari parit.

5.       Tumbuhkan Bakatnya
Mungkin, inilah bagian paling sulit bagi orang tua. Pasalnya, tidak sedikit yang menginginkan anak tumbuh sesuai kehendaknya. Padahal, hal itu bisa menghambat perkembangan jiwa wirausaha si kecil.

Solusinya, coba biarkan si buah hati menggali minatnya. Kalau si kecil menyukai domba, berikan kesempatan padanya untuk memeliharanya. Contoh lain, saat anak menggemari teknologi, Anda bisa mendorongnya untuk mempelajari berbagai macam aplikasi. Misalnya, mengenalkan startup angon.id, yang mengulas seputar ternak online.

Menumbuhkan jiwa wirausaha pada anak, butuh peranan orang tua. Untuk itu, para orang tua harus memperhatikan perkembangan buah hatinya. Siapa tahu, kelak ia menjadi wirausaha sukses di berbagai bidang. Mungkin, bidang teknologi, ternak domba, atau pertanian.

Tips Mengolah Daging Kambing Rendah Lemak dan Kolesterol


Idul Adha merupakan moment saat daging kambing bertebaran dimana-mana. Salah satu hari besar umat muslim dimana pada saat merayakannya diadakan prosesi penyembelihan hewan korban yang kebanyakan di Indonesia memakai hewan kambing sebagai primadona untuk disembelih. Ini dikarenakan si hewan yang mengeluarkan suara mengembik ini secara harga lebih mudah terjangkau oleh ekonomi masyarakat golongan menengah kebawah. Selain lebih murah daripada harga sapi rasanya pun tak kalah gurih dan enak.

Kabar buruk bagi penikmat daging kambing ialah dalam daging kambing mempunyai banyak lemak dan kolesterol yang dapat memicu dengan signifikan bagi penderita penyakit-penyakit seperti struk dan darah tinggi. Sangat mengkhawatirkan memang, karena bisa membuat galau dan resah saat mau memakannya terutama penderita penyakit darah tinggi.

Tapi jangan khawatir dulu, masih bisa kok menikmati olahan daging kambing dengan aman dan sehat. Asal diperhatikan porsinya jangan berlebihan karena sesuatu yang berlebihan pasti engga bagus. Selain itu yang perlu diperhatikan ada beberapa tips yang mungkin bisa jadi bahan pertimbangan untuk cara mengolah atau memasak daging kambing agar lebih rendah kolesterol dan lemak

Tips mengolah daging kambing rendah kolesterol dan lemak

Olah atau masak daging kambing dengan cara dipanggang karena dengan dipanggang daging akan lebih sehat saat dikonsumsi.

Saat mengolah daging kambing dengan dibuat sop diperhatikan untuk membuang kaldu atau hasil dari rebusan daging kambing yang pertama kalinya, ini dikarenakan kaldu pada daging kambing itu mempunyai kadar lemak yang sangat tinggi.

Karena dalam daging kambing sudah mengandung banyak lemak hindarilah bahan-bahan tambahan yang juga mengandung banyak lemak seperti santan atau minyak goreng.

Asalkan mengolah daging kambing dengan benar maka tidak perlu dipikirkan lagi ketakutan dalam menikmati daging kambing saat hari raya idul adha, semoga beberapa tips diatas bermanfaat.

Selamat menikmati hidangan kambing tanpa perlu khawatir lagi.

sumber gambar: ternak kambing di Angon.id

Tanda-Tanda Anak yang Menjadi Korban Bully


Bullying adalah penggunaan kekuatan atau kekuasaan untuk menyakiti orang lain. Perilaku ini akan membuat perasaan orang lain tidak nyaman. Biasanya bullying di lakukan dengan cara mengancam, menindas dengan cara fisik atau pun verbal.

Korban bullying biasanya dialami oleh anak-anak, tetapi anak kerap segan membicarakannya kejadian ini kepada orangtuanya, karena di ancam pelakunya agar tidak melaporkan kepada siapa saja. Kejadian bullying ini bisa terjadi di lingkungan sekolah bahkan di rumah.

Anak yang terkena bully mentalnya akan sangat terpengaruh, rasa percaya dirinya akan menjadi rendah, merasa kesepian, terasa di isolasi, hingga depresi.

Bullying ada dua jenis, ada yang dengan cara fisik dan ada juga yang dengan cara verbal atau ucapan. 

Bullying dengan kontak fisik:

  1. Memukul 
  2. Mendorong 
  3. Berkelahi 
  4. Menendang dan menjitak 
  5. Meneriaki seseorang 
  6. Mengambil barang milik orang lain 


Bullying dengan kontak verbal:

  1. Memberi panggilan nama (name- calling) 
  2. Mengganggu, mengabaikan, mengucilkan
  3. Menyebarkan gosip 
Orangtua sangat penting untuk mengenali gejala atau tanda-tanda anak yang terkena bullying, karena anak yang terkena bullying akan sulit mengutarakan apa yang sedang dialami oleh mereka.

Tanda anak yang sedang mengalami bullying selain dari fisik bisa juga dilihat dari tingkah lakunya, selain itu, bisa juga dilihat dari pesan SMS yang masuk ke ponsel si anak, karena biasanya anak yang terkena bullying akan mendapat sms ancaman dari orang yang membullynya. Dan kadang anak curhat kepada teman terdekat tentang bully yang di rasakan nya melalui sms.

Bila tanda bully ini sudah anda ketahui, maka anda sebagai orangtua harus segera berbicara dengan anak, apakah dia mengalami bullying tersebut.

Ada beberapa tanda anak mengalami bullying di sekolah, diantaranya adalah:

1. Menurunnya semangat ke Sekolah

Anak yang terkena bully biasanya tidak menyukai rutinatis hariannya untuk bersekolah, ketika gejala ini mulai tampak, seharusnya orang tua segera mencari penyebabnya, orang tua harus segera mencari solusi yang tepat jika anak terindikasi mengalami bully.

2. Murung bahkan mengurung diri di kamar

Jika pulang sekolah anak selalu murung dan wajahnya cemberut, bisa jadi anak menjadi korban bully

3. Prestasi sekolah menurun

Menurunnya prestasi di sekolah secara drastis, bisa jadi karena anak menjadi korban bully.

4. Tidak pernah mengikuti kegiatan bersama teman sekolah

Anak korban bullying akan mengalami masalah dalam interaksi sosialnya, terutama kepada teman sekolahnya, anak akan cenderung lebih memilih berdiam diri.

Bila tanda fisik dan tingkah laku ini diketahui, sebaiknya anda sebagai orang tua bertanya kepada anak, apa yang membuat anak berperilaku demikian, dan anda bisa menghubungi guru di sekolah untuk mengetahui apakah anak menjadi korban bullying.

Porsi Tidur Anak Sesuai Dengan Usianya


Walaupun anak perlu banyak bergerak, tetapi anak juga perlu istirahat yang cukup dan berkualitas. Bayi yang baru lahir membutuhkan waktu tidur selama 16 jam per hari, dengan tidur pendek di pagi/ siang/sore, sedangkan di waktu malam hari bayi bisa tidur lebih lama. Semakin dewasa usia anak, maka kebutuhan tidurnya pun semakin berkurang, tetapi jika anak sudah masuk usia sekolah, sebaiknya porsi tidurnya jangan sampai kurang dari 9 jam/ hari.

Porsi tidur yang cukup sangat bermanfaat bagi pertumbuhan fisik, emosi, dan kecerdasan pada anak. Tidur dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh anak dan berperan penting dalam pertumbuhan otot, tulang, kulit. Tidur yang cukup juga bagus untuk perkembangan otak dalam mengolah data.

Penuhi kebutuhan tidur anak, karena anak akan cenderung lebih bahagia, tidak mudah rewel, meningkatkan hormon nafsu makan, sehingga dengan cukup tidur pertumbuhan anak akan lebih mudah mencapai puncak optimal.

Berikut adalah kebutuhan tidur anak dilihat dari usianya.

Bayi usia 0-3 bulan

Jam biologis belum dimiliki oleh bayi yang baru lahir, bahkan bayi yang baru lahir dalam sehari dapat tidur selama 15-18 jam. Di usia 6 minggu jam biologis bayi baru mulai berkembang, siklus tidur yang teratur akan dimiliki bayi yang sudah berusia 3 bulan, bayi tidak ada lagi kebingungan antara siang dan malam.

2. Bayi yang usianya antara 4-12 bulan

Di usia ini bayi memerlukan tidur kurang lebih selama 15 jam dalam sehari, pola tidur bayi sudah lebih teratur.

3. Anak usia 1 sampai 3 tahun

Balita yang usia 1 sampai 3 tahun biasanya butuh tidur 10 sampai 13 jam dalam sehari, anak balita membutuhkan tidur siang selama kurang lebih 1 hingga 3 jam.

4. Anak usia 3 sampai 5 tahun

Balita usia 3 sampai 5 tahun biasanya masih membutuhkan tidur siang tetapi tidak terlalu lama, dan porsi tidur balita seusia ini 10 sampai 12 jam sehari, apabila malam hari anak seusia ini akan tidur lebih awal.

Agar si kecil tidur dengan lelap, buatlah jadwal tidur pada anak, bacakan dongeng sebelum tidur dan berikan suasana kamar yang nyaman dengan cahaya lampu temaram.

Itulah porsi tidur ideal anak sesuai dengan usianya. Semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan


Masalah nafsu makan merupakan hal yang penting untuk anak. Ketika anak kita makan dengan lahap, pasti orang tua akan merasa senang, tetapi biasanya anak lebih tertarik terhadap mainan dibandingkan makanan. Pertumbuhan bisa terhambat jika si anak kurang lahap dalam mengonsumsi makan, karena kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi.

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) sudah bisa dikenalkan kepada anak pada usia 6 bulan, mulai saat itu, orang tua harus memperhatikan makanan pendamping yang di konsumsi anak, mulai dari pola makan dan tekstur makanannya. Hendaknya tekstur makanan yang di konsumsi anak diberikan dengan bertahap, mulai dari sari buah, bubur lembut, bubur tim, bertahap hingga tekstur makanan lebih padat.

Kalau bayi tiba-tiba susah makan, hal ini akan membuat orangtua cemas dan khawatir akan membuat si kecil sakit. Ketika anak memasuki usia 1 tahun, seringkali makanannya hanya diemut, hanya memilih makanan tertentu dan susah makan sayur, karena lebih memilih untuk bermain.

Ada beberapa penyebab anak menjadi susah makan, diantaranya adalah

1.  Anak sedang merasa sakit

Tidak mau makan karena sakit biasanya disertai ciri-ciri badan lemas, sering demam, sehingga anak harus segera diperiksakan ke dokter apabila menunjukkan gejala seperti itu.

2. Bosan dengan makanan yang di berikan 

Bukan mustahil anak bosan dengan tekstur makanan yang di kasih.

Berikut ini beberapa cara mengatasi anak yang susah makan, diantaranya adalah

  1. Orang tua bisa memberikan variasi menu seperti rasa, ragam dan penyajian yang menarik, agar si anak tidak cepat bosan.
  2. Jadwalkan waktu dalam memberi makan dan camilan untuk anak. 
  3. Berikan buah-buahan sebagai pilihan camilan sehat untuk mengisi perut anak. 
  4. Beri porsi makan secukupnya, jangan berlebih, tetapi boleh ditambah jika anak merasa kurang. 
  5. Ajarilah anak agar bisa makan sendiri. 
  6. Jangan memaksa anak anda agar makan dengan cepat. 
Jika anak sudah mau makan teratur, anda harus perhatikan kandungan gizi yang di konsumsi nya. Karena asupan makanan dengan gizi seimbang sangat di butuhkan anak, seperti kandungan nutrisi, protein, dan juga kalsium, sehingga pertumbuhan anak akan berjalan sebagaimana mestinya.

Semoga bermanfaat.

Cara Menangani Anak yang Berkata Kasar


Anak memiliki kemampuan meniru yang sangat baik, semua yang dilakukan dan diucapkan oleh orang sekitarnya direkam dan akan ditirunya di kemudian hari, termasuk berkata kasar.

Anak mungkin tidak tahun dan tidak ada perasaan bersalah saat mengucapkan kata kasar tersebut, mungkin karena belum mengetahui apa arti dari kata yang diucapkannya. Akan tetapi, perkataan tersebut tetaplah tidak baik untuk diucapkan.

Orangtua harus mengetahui penyebab anak berbicara kasar, supaya lebih mudah mencegah anak mengucapkan hal tersebut.

Penyebab anak berbicara kasar diantaranya adalah


Anak meniru dari lingkungan rumah

Anak-anak sangat mudah terpengaruh dengan lingkungan di sekitarnya, salah satunya adalah lingkungan keluarga. Lingkungan rumah sangat berpengaruh dalam membentuk sifat anak. Dalam memori anak, ucapan yang ada di lingkungan keluarga akan mudah untuk diingat, sehingga kata-kata kasar yang diucapkan oleh orang tuanya bisa ditiru anak. 

2. Anak mencontoh tayangan televisi

Tayangan televisi mampu membentuk pola berpikir anak, termasuk kata-kata yang sering terdengar dari televisi, adegan sinetron atau pun film yang bernuansa kekerasan sering terlihat di televisi, sehingga anak yang menonton tayangan tersebut akan berpotensi meniru nya.

3. Anak terpengaruh dari lingkungan luar rumah

Lingkungan yang sehat merupakan hal yang harus di dapatkan. Seringkali banyak ucapan kasar yang terdengar di lingkungan luar rumah, dan hal ini mungkin bisa mempengaruhi anak-anak untuk meniru perkataan tersebut.

Cara Menangani Anak yang Berkata Kasar


1. Jika anak berkata kasar untuk yang pertama kalinya

Tidak perlu memberi hukuman kepadanya, tapi anda bisa menasehatinya dengan cara menggenggam tangan si anak, lalu tatap matanya dan beri tau bahwa kata tersebut tidak boleh untuk diucapkan. Katakan kepada si anak, jika itu merupakan kata-kata yang kasar dan jelek sekali, dan katakan kepadanya bahwa ibu bisa sedih kalau kamu mengucapkan kata-kata itu, dan orang yang mendengar perkataan itu akan marah kepadamu.

Tanyakan darimana dia mendengar perkataan tersebut, sehingga anda bisa mewaspadai sumber-sumbernya, dan anak tidak terpengaruh oleh sumber yang tidak baik tersebut.

2. Jika anak sudah berkata kasar yang kedua kalinya

Katakan dengan nada suara agak tegas, katakan kepadanya, bahwa ia tidak boleh mengucapkan kata itu, dan katakan kepadanya jika dia mengulangi nya lagi maka ibu akan memberi hukuman kepadanya.

3. Dan jika anak sudah mengucapkan kata kasar yang ketiga kalinya.

Bersikap tegas dan hentikan umpatan tersebut, berikan hukuman yang sekiranya pantas untuk anak anda. Dan jangan sampai hal ini menjadi kebiasaan buruk bagi anak. Orangtua hendaknya bersikap tenang ketika anak mengucapkan kata kasar, jangan memarahi dan melarang anak tanpa memberi penjelasan.

Bersabarlah menghadapi anak yang berkata kasar, utamakan sikap yang lembut dalam menghadapi anak.

Demkianlah cara menanganai anak yang berkata kasar. Namun perlu diingat, anak yang berkata kasar tidak sepenuhnya salah mereka, karena ana-anak hanya meniru apa yang ada di lingkungannya. Peran orang tua sangatlah besar dalam memberikan contoh berperilaku sopan dan santun kepada anak.

5 Manfaat Bermain Congklak Untuk Perkembangan Anak


Siapa yang tidak tahu permainan congklak? pasti semuanya sudah tahu ya. Yup, congklak merupakan permainan tradisional yang banyak dimainkan oleh anak-anak pada waktu zaman dulu, tepatnya jaman saya kecil dan mungkin ayah bunda juga pernah memainkannya.

Saat ini permainan tradisional sudah tergeser oleh permainan modern. Anak-anak sekarang lebih mengenal gadget, video game dan mainan modern lainnya. Namun jangan meremehkan permainana tradisional. Banyak dari permainan tersebut justru memiliki manfaat yang besar bagi perkembangan anak, termasuk bermain congklak.

Pada artikel kali ini saya akan mengupas tentang manfaat bermain congklak untuk perkembangan anak.

Melatih motorik halus

Cara bermain congklak adalah dengan mengambil biji sawo kecik dan memasukkan nya ke setiap lubang sampai habis dan kemudian mengambil lagi dan seterusnya. Kegiatan tersebut melatih anak untuk mengasah kemampuan motorik halus-nya. Mungkin pada awal bermain anak akan kesulitan untuk memasukkan satu persatu biji sawo tapi lama kelamaan kegiatan tersebut membuat tangan anak lebih luwes.

Ketika tangan anak sudah luwes dan anak sudah mampu memasukkan biji sawo dengan benar, anak akan lebih siap untuk belajar menulis.

Belajar berhitung

Ketika mulai bermain, anak belajar untuk menghitung jumlah sawo kecik dalam setiap lubang. Sehingga tidak terasa anak belajar berhitung sambil bermain.

Belajar memahami aturan

Dalam bermain congklak anak harus memasukkan satu persatu biji sawo kecik dan tidak boleh memasukkan ke lubang lawan. Hal itu mengajarkan anak untuk belajar hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Sehingga secara tidak langsung anak belajar untuk memahami aturan.

Belajar sabar

Dalam bermain congklak, anak bermain secara bergantian. Ketika sawo kecik yang dimiliki lawan belum masuk ke lubang yang kosong berarti lawan akan bermain terus, itu artinya anak harus bersabar untuk menunggu giliran ia bermain

Belajar jujur

Sawo kecik yang dimasukkan ke lubang harus satu persatu, nah dalam hal ini, apakah anak juga memasukkan satu persatu ke dalam lubang? ataukah memasukkan semua biji sawo kecil tersebut secara bersamaan?

Permainan tradisional memiliki banyak manfaat pada anak, terutama dalam membantu perkembangan mereka. Yuk jangan ragu ajak si kecil bermain permainan tradisional.